Apa Sajakah Yang Ada Di Cabai Merah Dan Apa Manfaatnya Bagi Kesehatan

Cabai adalah tumbuhan dalam keluarga genus Capsicum. Dan buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana cara penggunaanya. Secara umum cabai digunakan sebagai bumbu dapur.

Meski banyak orang yang tak suka dengan pedasnya, cabai ternyata menyimpan beragam nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, seperti:

  • Vitamin C yang tinggi, berfungsi sebagai antioksidan yang baik untuk menguatkan imun tubuh.
  • Vitamin B6 memiliki peran penting dalam menjaga metabolisme tubuh.
  • Vitamin K6 berguna pada pembekuan darah, kesehatan tulang dan ginjal.
  • Potassium dapat berperan mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Copper yaitu elemen atau sisa antioksidan yang berfungsi menjaga kesehatan neuron dan tulang menjadi lebih kuat.
  • Beta karoten dari cabai yang masuk dalam tubuh menjadi vitamin A berfungsi menjaga kesehatan mata.
  • Cabe sangat tinggi akan caratenoids antioksidan, bertugas menjaga kesehatan tubuh.
  • Capsanthin merupakan jenis caratenoids antioksidan bermanfaat untuk dalam melawan kanker.
  • Violaxanthin.
  • Lutein dapat menjaga kesehatan mata. Namun, semakin lama usia cabai maka tingkat kandungan lutein pada cabai menurun.
  • Capsaicin befungsi untuk memberikan rasa panas, diduga dapat memberikan efek kesehatan untuk tubuh dan menangani berbagai penyakt seperti gangguan serabut saraf, rasa sakit akibat radang sendi, psoriasis, dan neuropati diabetes.
  • Synaptic aid adalah antioksidan, selain itu juga sebagai anti kanker.
  • Ferulic acid merupakan antioksidan yang berfungsi mencegah penyakit kronis.

Manfaat lain dari cabe

Setelah melihat kandungan diatas yang begitu banyak, kini Anda harus mengetahui manfaat cabai untuk kesehatan :

1. Penghilang rasa sakit
Pelepasan endorfin yang dirangsang oleh cabe dipercaya dapat berfungsi sebagai penghilang rasa sakit alami. Selain itu, endorfin ini juga dapat membuat seseorang menjadi ketergantungan.

Berikut beberapa rasa sakit yang mampu diredakan dengan mengkonsumsi cabai adalah herpes zoster, bursitis, neuropati diabetes dan kejang otot pada bahu, serta penyakit rematik.

Loading...

2. Penurun berat badan
Capsaicin dipercaya sebagian ahli dapat mengurangi asupan kalori. Penelitian yang dilakukan dengan 10 gram cabe merah mampu meningkatkan pembakaran lemak pada perempuan dan laki-laki.

3. Detoksifikasi
Cabe juga dipercaya dapat membantu detoksifikasi gastrointestinal dalam mencerna makanan, dan membuang zat-zat yang tidak terpakai oleh tubuh dan meningkatkan pasokan nutrisi ke dalam jaringan tubuh, sehingga tubuh akan bersih dan terhindar dari penyakit berbahaya seperti Diabetes.

4. Kesehatan kardiovaskular
Beberapa penelitian menunjukkan Cabe rawit mampu mengurangi kolestrol dalam darah dan level trigliserida. Salah satu penelitian tersebut oleh WHFood (The World’s Healthiest Foods) menunjukkan bahwa 27 partisipan yang terdiri dari 14 perempuan dan 13 laki-laki), memakan potongan cabe selama 4 minggu, dibagi menjadi dua grup, grup yang satu diet dengan mengkonsumsi cabe, dan grup yang satunya lagi tidak melibatkan cabe. Hasilnya terbukti grup yang memakan cabe, tingkat level kolestrol dan trigliseridanya lebih rendah.

5. Mencegah bisul pada lambung
Benyak orang yang berasumsi bahwa memakan cabe dapat menimbulkan bisul atau melukai lambung, namun ternyata cabe justru membantu membunuh bakteri yang tidak sengaja tertelan dan memberikan stimulasi sel-sel dengan melapisi lambung dengan zat-zat pelindung.

6. Mencegah penyakit jantung
Kandungan vitamin B6, asam folat, potassium dan beta karoten pada cabe dapat mengurangi sekaligus mencegah  serangan jantung. Sedangkan Vitamin B berfungsi mengurangi level homocysteine. sebab, tingginya level homocysteine dapat merusak pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko terkena stroke dan serangan jantung.

Sekian…


Tinggalkan komentar